“Berdesakan, Anak-Anak Banyak yang Nangis” plus 2 more |
- Berdesakan, Anak-Anak Banyak yang Nangis
- Kirab Pernikahan Ubai-Reni Dihiasi Lautan Manusia
- Astrid Ellena: Akhirnya Hari Ini Datang Juga
| Berdesakan, Anak-Anak Banyak yang Nangis Posted: 18 Oct 2011 05:52 AM PDT Lifestyle » Trend and Fashion » Berdesakan, Anak-Anak Banyak yang NangisKirab Pernikahan Ubai-ReniSelasa, 18 Oktober 2011 - 19:52 wibPrabowo - OkezoneMESKI acara kirab pernikahan putri bungsu Sri Sultan Hamengkubuono X, GRAj Nurastuti Wijareni (GKR Bendara) dan Achmad Ubaidillah yang bergelar Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Yudanegara sore tadi berlangsung meriah, namun kekecewaan juga dirasakan ribuan orang di sepanjang jalan dari Keraton Yogyakarta hingga Kepatihan. Apa pasal? This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens. <br><br><img src=""> |
| Kirab Pernikahan Ubai-Reni Dihiasi Lautan Manusia Posted: 18 Oct 2011 05:33 AM PDT Lifestyle » Trend and Fashion » Kirab Pernikahan Ubai-Reni Dihiasi Lautan ManusiaSelasa, 18 Oktober 2011 - 19:33 wibPrabowo - OkezoneLAUTAN manusia berjubel menjadi satu di sepanjang jalan berjarak sekira 2 kilometer dari Keraton Yogyakarta hingga Kepatihan. Mereka ingin menyaksikan kirab Achmad Ubaidillah yang bergelar Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Yudanegara dan GRAj Nurastuti Wijareni (GKR Bendara) yang menaiki kereta kuda. Ratusan petugas kepolisian sempat kewalahan menghadapi ribuan orang saat iring-iringan kereta pengantin berjalan. Namun dengan kesigapan petugas, kereta bisa berjalan meski pelan. Berdasarkan pantauan okezone selama kirab, pengantin putri terlihat duduk di sebelah kanan, sedangkan pengantin putra di kiri. Keduanya berada di urutan kereta nomor dua, setelah kereta kuda pertama. Kedua pengantin baru ini pun melambaikan tangan sambil menebarkan senyuman ke arah ribuan manusia di sepanjang jalan tersebut. Perjalanan kirab dari keraton ini berlangsung meriah sekira 1,5 jam, mulai dari pukul 16.00 hingga 17.30 WIB. Sesampainya di Kepatihan, kedua mempelai ini kemudian beristirahat sejenak. Selain itu, kedua pengantin juga berganti busana untuk menyambut tamu undangan yang sudah hadir. Acara resepsi kedua di Kepatihan ini dimulai dari pukul 19.00 hingga 22.00 WIB. This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens. <br><br><img src=""> |
| Astrid Ellena: Akhirnya Hari Ini Datang Juga Posted: 18 Oct 2011 04:16 AM PDT Lifestyle » Trend and Fashion » Astrid Ellena: Akhirnya Hari Ini Datang JugaSelasa, 18 Oktober 2011 - 18:16 wibLastri Marselina - OkezoneHARI ini Astrid Ellena bertolak ke London, Inggris, mengikuti ajang Miss World 2011. Miss Indonesia 2011 ini siap berkompetisi dengan para perempuan cantik dari seluruh penjuru dunia. Ditemui di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, dara cantik yang kerap disapa Ellen ini tampak cantik dalam riasan bernuansa merah muda dan balutan busana hitam selutut. Rambutnya yang hitam dibiarkan tergerai dengan aksen ujung yang dibuat ikal. Tatapan matanya berbinar segar, senyumnya juga tak pernah hilang dari bibirnya yang tipis. Di tangannya tersemat tas tangan berwarna "nude" dan mantel warna senada. Tak ketinggalan, sepatu berwarna "nude" bersol merah menyempurnakan penampilannya. "Lumayan 'deg-degan' tapi senang, akhirnya hari ini datang juga. Aku sudah tidak sabar ingin ke London," kata Ellen kepada okezone di Gate 2D, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (18/10/2011). Ditanya seputar persiapan Miss World, Ellen mengaku hingga tadi pagi masih sempat berlatih piano dan membaca koran. "Persiapannya sudah selesai semua. Materi sudah dipelajari, 'packing' sudah selesai dari semalam. Beruntung aku bisa tidur nyenyak. Pagi ini masih latihan piano untuk mengasah saja, lagunya sih sudah hapal," jelasnya. Mengetahui London sedang memasuki musim dingin, Ellen yang membawa dua koper berukuran besar untuk gaun dan sepatu, serta satu koper berukuran sedang untuk aksesori dan make up, telah menyiapkan baju hangat dan syal. "Aku bawa satu mantel, satu 'blazer jacket' dan empat syal beraneka warna. Kebetulan aku sudah pernah tinggal di Amerika, jadi sudah cukup tahu kondisinya," tambah Ellen. Dukungan bagi Ellen tak hanya datang dari kedua tantenya, tapi juga empat teman kuliah untuk mengantarkan keberangkatan mahasiswi Universitas Pelita Harapan tersebut. "Iya, mereka rela jauh-jauh dari Karawaci untuk memberi dukungan," imbuhnya. Lantas, apakah Ellen sudah diberitahu panitia akan sekamar dengan siapa? "Belum tahu sekamar dengan siapa," imbuh Ellen. Usai berbincang, Ellen yang ditemani tim Star Media Nusantara (SMN), kedua tantenya, dan Direktur SMN Lina Priscilla memasuki ruang "boarding pass" pukul 17.15 WIB. Untuk diketahui, Ellen bertolak ke London menggunakan Singapore Airlines bernomor SQ0963 pukul 19.05 WIB dan akan transit di bandara Changi, Singapura sekira pukul 21.40 WIB. Lalu, Astrid melanjutkan perjalanan menggunakan maskapai yang sama dan diperkirakan tiba di London pukul 05.55 waktu setempat. (tty) This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens. <br><br><img src=""> |
| You are subscribed to email updates from Pipes Output To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
0 komentar:
Poskan Komentar