Selasa, 25 Oktober 2011

“'Body Language Sophia Latjuba Seksi'” plus 2 more

“'Body Language Sophia Latjuba Seksi'” plus 2 more


'Body Language Sophia Latjuba Seksi'

Posted: 25 Oct 2011 03:50 AM PDT

Lifestyle » Fit and Beauty » 'Body Language Sophia Latjuba Seksi'
Selasa, 25 Oktober 2011 - 17:50 wib

Lastri Marselina - Okezone

GAYA berbusana Sophia Latjuba memang banyak dipuja oleh kaum pria, tidak terkecuali pria. Soal ini, bagaimana tanggapan pengamat mode Sonny Muchison?


"Sophia orangnya gemar mengekspresikan diri melalui penampilan. Karena selera berbusananya menurun dari sang ibu yang berasal dari Jerman. Dengan tubuh tinggi dan ramping, Sophia pantas pakai baju apa saja dan tetap tidak terlihat seronok," kata Sonny saat dihubungi okezone, Senin (25/10/2011).

Sonny menambahkan, tanpa perlu mengekspos tubuh dengan pakai baju terlalu terbuka, Sophia sudah terlihat seksi karena attitude dan body language wanita 41 tahun ini memang sudah seksi.

"Memerhatikan dia berbicara saja sudah seksi, itu karena body language-nya sudah seksi. Hal itu alami tanpa dibuat-buat, itulah yang terlihat dari Sophia," tandasnya.(tty)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

<br><br><img src="">

Menyikat Terlalu Keras Sebabkan Gigi Sensitif

Posted: 25 Oct 2011 03:11 AM PDT

Lifestyle » Lust and Love » Menyikat Terlalu Keras Sebabkan Gigi Sensitif
Selasa, 25 Oktober 2011 - 17:11 wib

Dwi Indah Nurcahyani - Okezone

RITUAL sikat gigi yang seharusnya menjadi sarana untuk pembersihan agar gigi sehat bisa menyebabkan gangguan kesehatan jika Anda salah melakukannya. Misalnya, menyikat terlalu keras bisa memicu kehadiran gigi sensitif.
 
Bagaimana cara Anda menyikat gigi selama ini? Apakah bergerak horizontal ataukah membentuk putaran?
 
Apapun tekniknya sebenarnya hal tersebut diaminkan selama cara menggosok gigi Anda dilakukan secara perlahan, dan tidak bergerak terlalu keras layaknya membersihkan porselen kamar mandi.
 
"Menyikat gigi sebaiknya tidak boleh terlalu keras, tapi lebih mendetail sehingga menjangkau sampai dengan ke dalam gusi," kata Dr Yuniarti Soeroso drg SpPerio (K) saat peluncuran Sensodyne Rapid Relief di XXI, Djakarta Theatre, Jakarta, Selasa (25/10/2011).
 
Gerakan menyikat gigi yang terlalu keras, lanjut Dr Yuni akan merusak jaringan gusi yang menutup gigi. "Jadi, lakukanlah secara 'soft' dan 'gentle'," sarannya.
 
Pakar periodontist dari FKG Universitas Indonesia tersebut mengatakan, ketika terbuka lapisan gigi  tersebut, email akan terkikis. Akibatnya tubulus dentin akan terbuka sehingga menimbulkan rasa nyeri. Ini terjadi dikarenakan rangsangan cairan yang kemudian merangsang saraf sehingga menimbulkan rasa  ngilu.
 
"Rasa ngilu tersebut dapat diatasi dengan 'desensitizing agents' untuk menghilangkan rasa ngilu pada gigi. Biasanya, zat tersebut ada dalam pasta gigi. Ketika kondisi gigi sensitif masih ringan, maka pasta gigi yang mengandung zat tersebut masih bisa mengatasinya. Tapi ketika kondisinya sudah berat, maka harus dibawa ke dokter gigi," sambungnya.
 
Dr Yuni menambahkan, penggunaan pasta gigi dengan bahan aktif yang dapat mengurangi rasa ngilu pada gigi sensitif secara langsung dapat menenangkan ujung saraf di dalam gigi atau memblokir saluran kecil di dalam dentin. Stronsium asetat sebagai "desensitizing agents" inilah yang kemudian menutup saluran kecil di dentin yang terpapar ngilu, membentuk lapisan sumbatan yang secara fisik membantu mencegah aliran cairan yang dapat merangsang saraf terutama pada makanan atau minuman yang panas atau dingin," tutupnya.

(tty)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

<br><br><img src="">

Inovasi Cepat Atasi Gigi Sensitif

Posted: 25 Oct 2011 02:31 AM PDT

Lifestyle » Info Produk » Inovasi Cepat Atasi Gigi Sensitif
Selasa, 25 Oktober 2011 - 16:31 wib

Dwi Indah Nurcahyani - Okezone

AKTIVITAS yang tinggi dan minimnya waktu luang membuat orang jarang mengunjungi dokter gigi. Padahal, ancaman gigi sensitif yang dirasakan terus mengintai.

 
Pernahkah Anda mengalami rasa ngilu di gigi ketika menyeruput segelas es krim, makanan yang terlalu panas, makanan yang manis, asam atau ngilu gigi karena sengatan udara dingin dan sebagainya? Mungkin rasanya sangat tidak nyaman dan mengganggu aktivitas Anda. Itulah yang dinamakan gangguan ngilu akibat gigi sensitif.
 
Masalah ini mungkin menjadi problema warga kosmopolitan secara umum. Dengan tingkat aktivitas yang tinggi, tentu mereka tak memiliki waktu cukup merawat gigi secara khusus.
 
"Ketimbang ke dokter gigi banyak orang lebih memilih pergi hangout. Inilah yang harus kami edukasi," ujar Lody Lukmanto selaku GlaxoSmithKline (GSK) Senior Brand Manager Oral Care saat peluncuran Sensodyne Rapid Relief di XXI, Djakarta Theatre, Jakarta, Selasa (25/10/2011).
 
Bercermin dari realita itu, GSK pun menciptakan pasta gigi yang dapat mengantisipasi kebutuhan tersebut .
 
"Kami peduli terhadap orang-orang yang sangat sibuk dan minim waktu.  luang. Karenanya kehadiran Sensodyne Rapid Relief menjadi inovasi terbaru agar lebih cepat melindungi gigi ngilu. Pasalnya, kandungan bahan aktif stronsium asetat yang ada di dalamnya dengan cepat mengatasi rasa ngilu di gigi akibat gigi sensitif. Cukup gunakan dua kali sehari secara teratur untuk perlindungan lebih lama dan bubuhkan langsung di gigi yang sensitif untuk mengurangi rasa ngilu akibat gigi sensitif secara instan," tambahnya.
 
Mengenai efek samping, Lody menegaskan, bahwa dari studi yang mereka lakukan tidak ada efek yang ditimbulkan. "Konsumsi akibat pengolesan langsung di gigi masih dalam batas wajar jadi tidak akan berdampak apapun," pungkasnya.
(tty)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

<br><br><img src="">

0 komentar:

Poskan Komentar