“Waspada, Beban Tas Berlebih Picu Nyeri Otot” plus 2 more |
- Waspada, Beban Tas Berlebih Picu Nyeri Otot
- Kulit Tetap Lembap dengan Manfaat Cokelat
- Ini Tip Bebas Nyeri Otot & Pegal
| Waspada, Beban Tas Berlebih Picu Nyeri Otot Posted: 22 Oct 2011 04:21 AM PDT Lifestyle » Fit and Beauty » Waspada, Beban Tas Berlebih Picu Nyeri OtotSabtu, 22 Oktober 2011 - 18:21 wibDwi Indah Nurcahyani - OkezoneHATI-HATILAH ketika membawa beban tas dalam aktivitas sehari-hari. Pasalnya, beban berlebih bisa memicu nyeri otot di punggung. Aktivitas tinggi membuat isi tas pun jadi berlebih. Apalagi, setumpuk agenda menghadang untuk segera diselesaikan dalam waktu bersamaan. Alhasil, mengisi tas dengan berbagai keperluan pun menjadi keputusan yang banyak ditempuh orang. Padahal, membawa beban terlalu banyak sangatlah tidak disarankan. Selain memicu kelelahan bagi sang pemakai, ancaman nyeri otot pun mengancam. Untuk itu, bijak membawa barang bawaan menjadi solusi yang harus dijalani. "Beban berlebihan dapat mengganggu kesehatan. Karenanya beban pun perlu disesuaikan," kata dokter olahraga Dr Michael Triangto, Sp.KO dalam acara Panadol Keep in Motion Day di Cilandak Tows Square, Jakarta, Minggu (22/10/2011). Patokan seseorang menakar bawaannya ialah, pikul terlebih dahulu beban tersebut selama lima menit. "Jika beban tersebut diangkat dalam lima menit Anda sudah merasa nyeri, dan sakit maka segera kurangi beban tersebut," imbuhnya. (nsa)This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens. <br><br><img src=""> |
| Kulit Tetap Lembap dengan Manfaat Cokelat Posted: 22 Oct 2011 03:23 AM PDT Lifestyle » Info Produk » Kulit Tetap Lembap dengan Manfaat CokelatSabtu, 22 Oktober 2011 - 17:23 wibLastri Marselina - OkezoneRASA nyaman saat berada di ruangan ber-AC, justru buruk bagi kesehatan kulit. Udara yang dilepaskan oleh mesin pendingin nyatanya membuat kelembapan kulit ikut menguap. Sehingga, memicu kekeringan kulit. Kondisi tersebut diperparah saat kulit kerap terpapar sinar matahari, dan polusi udara. Pelembap kulit biasa tidak sepenuhnya dapat memberikan kelembapan yang dibutuhkan. Karena umumnya, pelembap kulit hanya melembapkan permukaan atas saja, namun tidak meresap hingga ke bagian terdalam kulit. Itu mengapa saat kulit tak sengaja tergores kuku, sebuah garis putih tampak jelas menandakan kulit yang kering. Menjawab kebutuhan tersebut, kini hadir Vaseline Cocoa Glow yang mengombinasikan bahan dasar cocoa butter dan teknologi terbaru Stratys-3, yang mampu meresap hingga tiga lapisan epidermis sekaligus untuk memberi kelembapan kulit lebih lama. "Cocoa butter begitu mudah meresap dan memberikan manfaat antioksidan (memertahankan peremajaan kulit). Aromanya yang khas dapat merangsang hormon serotonin yang membangkitkan mood kita," kata Vivi Tri Andari, Home Personal Care Technical Management Manager, PT Unilever Indonesia, Tbk saat peluncuran Vaseline Cocoa Glow di restoran Penang Bistro, Mal Kelapa Gading 5, Jumat (21/10/2011). Struktur kulit sehat ibarat susunan batu bata yang rapi dengan semen sebagai perekatnya. Saat salah satunya mengalami kerusakan karena kekeringan, maka struktur kulit akan berantakan. Permukaan kulit teratas pun akan mengelupas, atau tampak bersisik. "Stratys-3 menyerap air empat kali lebih baik. Menggabungkan Glycerol Quat (GQ) untuk kelembapan permukaan kulit, Glycerin mempertahankan kelembapan lapisan kulit tengah, dan Hydroxyl Ethyl Urea (HEU) yang menjaga kelembapan kulit terdalam," jelasnya. Proses penyerapan yang dilakukan Stratys-3 akan memberi dan mempertahankan kelembapan kulit yang lebih lama. Selain itu, menutrisinya hingga kulit tampak halus, lembut, bercahaya, dan sehat. "Untuk hasil maksimal, gunakan Vaseline Cocoa Glow sehabis mandi, sesudah wudhu, sebelum tidur, dan saat berada di ruangan ber-AC," imbuh Johan Lie, Brand Manager Vaseline di kesempatan yang sama. Keharumannya yang memikat merupakan perpaduan antara warm florals sebagai lapisan atas, cokelat dan coconut sebagai lapisan tengah serta wood creamy, dan vanila sebagai lapisan dasar. Ingin merasakan sensasi kenikmatan Vaseline Cocoa Glow secara langsung? Vaseline Cocoa Glow bekerja sama dengan Gaya Spa mengajak Anda memanjakan diri di "Vaseline Cocoa Glow Skin Spa" di Mal Kelapa Gading 3 (19-23 Oktober), Mal Taman Anggrek (2-6 November), Paris Van Java-Bandung (10-13 November), Tunjungan Plaza 1-Surabaya (6-11 Desember) dan Central Point Royal Plaza-Surabaya (14-18 Desember). Cukup membeli produk Vaseline Cocoa Glow, Anda pun dapat menikmati spa ala Vaseline. Vaseline Cocoa Glow terdiri dari tiga ukuran berbeda, 100 ml (Rp13 ribu), 200 ml (Rp23 ribu) dan 400 ml (Rp43 ribu). (nsa)This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens. <br><br><img src=""> |
| Ini Tip Bebas Nyeri Otot & Pegal Posted: 22 Oct 2011 03:18 AM PDT Lifestyle » Fit and Beauty » Ini Tip Bebas Nyeri Otot & PegalSabtu, 22 Oktober 2011 - 17:18 wibDwi Indah Nurcahyani - OkezoneNYERI otot bisa menyerang siapa saja, tak terkecuali Anda yang berdiam diri di belakang meja. Untuk mengatasinya, Anda dapat simak artikel berikut. Keluhan nyeri otot dan pegal telah menjadi milik semua orang baik, baik kaum muda, orang dewasa hingga lansia. Pasalnya, kegiatan harian yang dilakukan bisa memicu berbagai kemungkinan nyeri otot. Itu disebabkan gerakan yang salah, atau posisi yang tidak semestinya dilakukan. Panadol melalui event Keep in Motion Day pun mengajak masyarakat untuk peduli terhadap serangan tersebut. Untuk mengatasinya, Dr Michael Triangto, Sp.KO selaku spesialis kedokteran olahraga mengimbau untuk senantiasa bergerak. "Pegal dan nyeri otot biasanya muncul karena relaksasi otot kurang dan pergerakan tubuh yang terbatas," paparnya di kesempatan yang sama. Karenanya, Dr Michael pun menyarankan untuk melakukan latihan kelenturan otot misalnya merenggangkan otot leher dan bahu, otot lengan dan batang tubuh, otot punggung, otot dada, otot paha belakang dan dalam, otot betis dan otot tangan. "Lakukanlah secara teratur dan kapanpun Anda sempat. Jika terlanjur mengalami pegal dan nyeri otot, tindakan awal untuk mengatasinya adalah mengompresnya secara tradisional atau menempelkan patch yang mengandung glycol salicylate," imbuhnya. Selebihnya, beberapa tip berikut dapat Andda lakukan : -Jangan duduk terlalu lama. Biasakanlah melakukan peregangan otot leher, bahu, pinggang dan punggung. - Biasakan berjalan dengan tubuh tegak. - Biasakan bergerak, dan lakukan olahraga yang memerkuat otot seperti naik tangga, jalan kaki dan berenang. -Mandi atau berendam air hangat untuk melemaskan otot yang kaku. (nsa)This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens. <br><br><img src=""> |
| You are subscribed to email updates from Add Images to any RSS Feed copy To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
0 komentar:
Poskan Komentar